BERITA PILIHAN

*** NO HOAX ***

Siap-siap Liburan Lagi di Gili Trawangan, Meno, dan Air

Sebentar lagi turis bisa kembali liburan di Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno, jika Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) telah rampung membahas dan merumuskan SOP new normal (normal baru).

“Provinsi NTB akan menjadikan destinasi wisata Tiga Gili (Trawangan, Air, dan Meno, sebagai percontohan pembukaan pariwisata dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTB H Lalu Moh Faozal di Mataram, seperti yang dikutip dari Antara pada Jumat (12/6).

Selama pandemi COVID-19 sektor pariwisata di NTB, terutama di kawasan Tiga Gili, lumpuh total.

Banyak masyarakat yang terlibat di dalamnya menjadi pengangguran akibat dari pembatasan perjalanan domestik dan internasional.

Pembukaan kembali Tiga Gili diharapkan memulihkan industri pariwisata dan ekonomi di NTB.

Demi menambah kenyamanan turis sekaligus menekan jumlah penyebaran virus corona, Dinas Pariwisata NTB bersama Dinas Kesehatan, TGP2D dan unsur lainnya sedang menyempurnakan SOP normal baru berbasis kebersihan, kesehatan dan keselamatan atau Cleanliness, Health and Safety (CHS).

Faozal menjelaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Utara untuk memastikan pergerakan turis yang datang ke Tiga Gili.

Penerapan protokol kesehatan secara ketat juga harus dilakukan semua hotel, restoran, maupun tempat wisata lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Nurhandini Eka Dewi mengatakan memang semua orang menginginkan kembali hidup normal. Tapi kriteria yang harus dipenuhi untuk menerapkan normal baru.

Upaya membuka Kembali objek pariwisata di tiga gili juga akan menerapkan konsep SOP kesehatan yang ketat.

“Masyarakat harus mulai menjalankan pola hidup sehat, mengikuti protap kesehatan mencegah COVID seperti tetap menggunakan masker, jaga jarak, etika bersin dan lainnya,” kata dr Eka.

Pada rakor pembahasan tersebut Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan Daerah (TGP2D) NTB bidang pariwisata Baiq Kartika memaparkan bahwa penerapan normal baru dengan SOP CHS yakni kebersihan, kesehatan dan keselamatan.

“Penerapan normal baru dan CHS ini melibatkan semua OPD terkait sesuai tupoksinya masing-masing, sehingga tujuan kita bersama bersinergi tercapai,” katanya.

(ANTARA/ard)

Sumber

Dibaca 342 kali!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *